Ulang Tahun

Ulang Tahun

Hari ini, Alhamdulillah usiaku genap 39 tahun. Tak ada kue tart ataupun tiupan lilin kujumpai untuk merayakannya, hanya ucapan “Selamat Ulang Tahun” beberapa teman kerja yang mengetahui bahwa hari ini adalah hari ulang tahunku, yang mungkin juga mereka tahu lantaran info dari facebook.

Malu rasanya hari lahirku diketahui teman-teman kerjaku, tapi hati ini senang juga rasanya karena teman-temanku masih memberikan perhatian kepadaku. Biasanya setiap ada teman kerja yang lagi ulang tahun mereka biasanya membeli makan-makanan bahkan sampai adanya kue tart. Namun untuk giliranku kali ini tak ada niat untuk mentraktir teman-teman makan ataupun sekedar beli gorengan. Aku hanya tak mau ikut-ikutan budaya yang gak ada manfaatnya.

Tambah umur berarti jatah hidup kita yang diberikan oleh Allah berkurang. Kita tidak tahu kapan masa berlaku kita hidup didunia ini habis. Andaikan Allah memberikan informasi kapan masa berlaku kita di dunia ini habis seperti masa berlaku KTP niscaya kita semua akan menyiapkan bekal kita ke akhirat ini sebaik-baiknya. Kucoba lihat KTP-ku …Astaghfirullah, ternyata masa berlakunya sudah habis hari ini. Namun di sisi belakangnya tertulis “ Selambat-lambatnya dalam waktu 14 hari sejak masa berlakunya habis penduduk yang bersangkutan diwajibkan mengajukan permohonan untuk memperoleh KTP yang baru”. Alhamdulillah masih ada 14 hari lagi untuk mendapatkan KTP baru.

Ya Allah..Ya Rahman…Terima kasih Engkau masih karuniai hambamu ini perpanjangan masa berlaku di bumi ini, hamba tak tahu kapan maut menjemputku, apakah masih 14 hari lagi atau bahkan kurang. Namun hamba memohon kepadamu Ya Rab…andai aku mati nanti semoga mati yang khusnul khotimah dan dalam keadaan muslim…Aamiin.

Diri ini jadi teringat beberapa hari sebelum hari ulang tahunku ini, saat tadarus Al Qur’an pada surat Al Ahqaaf(46) ayat 15 yang berbunyi :

15. Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila Dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri”.

Subhanallah…ternyata tak terasa umur ini sudah 40 tahun kalau berdasarkan hitungan Qomariyyah.

Iklan